Ceramah Sugi Nur Mersehakan, Jelas Ditolak Masyarakat Besuki yang Cinta Damai

Nasional101 Views

JAKARTA – Aktivis Corong Rakyat Daud Loilatu meminta para provokator seperti Sugi Nur dan pendukungnya untuk berhenti memicu konflik dalam berbagai hal yang bisa merugikan masyarakat Indonesia khususnya warga Besuki Situbondo. Apalagi warga disana menolak kehadirannya, dan pendirian ponpes miliknya.

“Sugi Nur jika mengganggap dia sebagai Dai maka harus jadi teladan masyarakat yang bisa membawa masyarakat mendapatkan pencerahan dan tenang serta merasa terayomi,” tegas Daud, hari ini.

Menurutnya, masyarakat Besuki bisa jadi merasa resah atas kehadiran Gus Nur tersebut. Hal itu pastinya dilatar belakangi dengan beberapa konten video yang dia publish ke medsos.

“Masyarakat Besuki cinta damai, dikenal harmonis dan mereka tidak ingin kedamaian di wilayah Besuki di rusak karena seorang Sugi Nur,” terangnya.

Dikatakannya, sesama manusia harusnya tidak saling menghujat dan merendahkan, tapi bagi Sugi Nur sah-sah saja. Rasulullah saja saat berdakwah dengan lemah lembut dan selalu tersenyum tidak frontal dan provokatif. “Ceramahnya dimana-mana itu telah membuat keresahan,” ujarnya.

Ia memastikan jika Sugi Nur bisa merubah gaya ceramahnya dengan ceramah yang menyejukkan bakal diterima oleh masyarakat disana. Ada sebab dan akibat, kenapa masyarakat Besuki Situbondo menolak pendirian Ponpes milik Sugi Nur yang dikenal provokatif dan kerap menebar kebencian. pendirian ponpes milik Sugi Nur.

“Sebab, keberadaan Sugi Nur sering menimbulkan perpecahan. Makanya, setiap ceramah kerap ditolak di beberapa tempat,” pungkasnya.